Cendawan, Bukan Jamur!

Our Score
Apakah artikel ini memuaskan?
[Total: 1 Average: 5]

Sebelum membahas dengan dalam Karakteristik Umum Cendawan dalam Section Mikologi kali ini, Kami akan membahas sejenak mengapa dalam situs Master Mikrobiologi ini, digunakan istilah cendawan, bukan jamur seperti yang umum dikenal masyarakat.

Jadi begini,

Anda pasti telah mengenal jamur sejak Anda kecil. Baik itu jamur yang biasa Anda konsumsi seperti jamur merang; jamur tiram; atau jamur kuping, bisa juga Anda mengenal jamur yang membuat roti Anda apek dan tidak bisa dikonsumsi atau jamur yang membuat dinding rumah Anda hitam dan kusam saat udara lembab.

Okay saja, lah. Anda boleh menggunakan istilah jamur untuk berkomunikasi secara informal dalam kehidupan sehari-hari. Tapi jika Anda menelusuri dari istilah yang dipakai dalam ilmu mikologi, maka Anda akan mendapat istilah-istilah dalam bahasa inggris serta transliterasi tepat sebagai berikut:

  • Yeast atau khamir, cendawan yang terdiri dari satu sel tunggal (uniseluler). Contohnya adalahSaccharomyces cereviceae, sang ragi roti. 
  • Mould atau kapang, adalah cendawan mikroskopis. Kapang terdiri dari banyak sel yang terangkai membentuk benang-benang filamen dan teranyam menjadi miselium. Misalnya: Kapang pada tempe, buah busuk, dan kapang oncom
  • Mushroom, jamur, merupakan cendawan yang memiliki ukuran makroskopis dan dapat memproduksi tubuh buah. Contohnya adalah jamur tiram, shitake, jamur enoki, atau jamur maitake, yang dikenal sebagai jamur lezat dan bermanfaat medis.

Lalu apa kesimpulannya?

Begini, Jika Anda lihat transliterasi diatas, maka istilah jamur, hanya digunakan pada fungi yang memiliki badan buah seperti jamur merang, kamur kuping atau jamur maitake. Dan istilah jamur tidak merepresentasikan jenis lain dari Kingdom Fungi yakni kapang dan khamir.

Satu-satunya kalimat yang netral dan dapat merepresentasikan ketiganya adalah cendawan. Nah, karena alasan inilah, Kami menggunakan istilah cendawan sebagai kalimat yang merepresentasikan seluruh anggota Kingdom Fungi, sebagaimana istilah yang digunakan oleh Institusi tempat Kami menuntut ilmu.

Leave a Comment