Proses Gastrulasi Mamalia

Our Score
Apakah artikel ini memuaskan?
[Total: 0 Average: 0]

Gastrulasi Mamalia: Awal Perkembangan Embrio Pada Mamalia

Berbeda dengan hewan yang memiliki yolk banyak seperti burung dan reptil, sel telur mamalia cenderung berukuran kecil. Fertilisasi pada mamalia terjadi di saluran telur (oviduct) dan perkembangan awal embrio mamalia sebelum mengalami implantasi di uterus juga terjadi dilokasi tersebut.  Pada gambar 1 diperlihatkan bahwa pada oviduct embrio mengalami perkembangan dari tahap dua sel hingga tahap morula. Dan tahap blastula hingga glastrula terjadi  di uterus.

Gastrulasi adalah proses yang dinamis dimana daerah-daerah calon pembentuk organ pada blastula mengalami perubahan susunan dan organisasi baru sejalan dengan pola pembentukan organ-organ tubuh. Pada tubuh primitif embrio vertebrata pada umumnya berbentuk silindris, dibagain depan sebagian kepala, dibagian tengah sebagai badan, dan bagian belakang sebagai ekor. Penampang bagian tengah embrio terdapat 5 bumbung yang berasal dari daerah calon pembentuk organ yaitu selubung epidermal yang dalamnya terdapat bumbung neural, bumbung endoderm dan sepasang bumbung mesoderm. Semua bagian tersebut berorientasi pada sistem sumbu panjang embrio.

Proses Gastrulasi Mamalia

  • Pada saat pembelahan embrio (clevage) rampung, embrio telah memiliki sel kurang lebih 100 sel terseusun mengelilingi sebuah ruang kosong dan mulai menuju uterus. Tahapan tersebut disebut blastosis (blastula versi mamalia). Pada salah satu ujung dari ruang kosong blastosis, bergerombol sekelompok sel yang disebut massa sel  dalam atau inner cell mass. Sedangkan bagian sel yang lebih tipis disebut tropoblas.  Massa sel dalam (MSD) selanjutnya akan berkembang lebih lanjut menjadi bagian-bagian penting embrio maupun membran ekstraembrio.  MSD juga merupakan bagian paling blastosis yang akan berkembang menjadi galur sel punca (stem cell)
  • Tropoblas, adalah lapisan epitelium terluar dari blastosis tidak berkontribusi pada perkembangan embrio. Namun, bertanggung jawab pada perkembangan jaringan yang akan menyokong pertumbuhan embrio. Pertama, tropoblas menginisiasi implantasi dengan menghasilkan enzim yang mendegradasi endometrium dan memungkinkan blastosis menempel pada bagian endometrium. Kemudian, tropoblas membelah dan menebal. Pada tahap ini, sebuah struktur mirip jemari akan menembus jaringan uterus maternal yang banyak mengandung pembuluh darah.  Aktivitas tropoblas tersebut mengakibatkan kapiler endometrium mengalami erosi dan darah keluar mengaliri daerah tropoblas. Pada waktu implantasi, MSD membentuk dua lempeng sel, epiblas dan hipoblas. Perkembangan selanjutnya dari embrio mamalia berkembang dari sel-sel epiblas.
  • Setelah implantasi selesai, gastrulasi dimulai dengan ingresi sel epiblas melalui  primitive streak dan membentuk mesoderm serta endoderm. Pada saat yang sama, membran ekstraembrio terbentuk. Tropoblas melanjutkan perluasan jaringan ke endometrium. Bagian tropoblas, jaringan mesodermal epiblas dan bagian uterus disekitar area implantasi berperan terhadap pembentukan plasenta. Plasenta berperan pada pertukaran nutrisi, gas dan sisa metabolisme dari embrio ke maternal. Plasenta juga menghasilkan hormon dan sistem imun bagi perkembangan embrio.
  • pada akhir glastrulasi, lapisan sel  embrio (embrionic germ layers) telah terbentuk. Tiga lapisan embrio tersebut dikelilingi oleh jaringan mesoderm ekstraembrio dan empat membran ekstraembrio

Sumber:  Neil A. C.,  J.B. Reece , L. A. Urry, M. L. Cain , S. A. Wasserman, P. V. Minorsky, R. B. Jackson. Biology, 8th Edition. ISBN-13: 978-0805368444

Leave a Comment