Struktur Sel Tumbuhan dan Peranannya

Our Score
Apakah artikel ini memuaskan?
[Total: 2 Average: 5]

Struktur Sel Tumbuhan Dan Peranannya – Sel merupakan organel yang paling mendasar dalam sebuah makhluk hidup. Segala aktifitas-aktifitas kehidupan seperti pencernaan makanan, penyerapan cahaya, sintesis protein dan sebagainya diatur di dalam sel.  Ia memiliki tugas-tugas atau fungsi fisiologis tersendiri untuk terjadinya sebuah kehidupan.

Secara fungsional, sel merupakan sebuah unit yang menjalankan fungsi makhluk hidup. dan Sedangkan secara struktural, sel adalah unit terkecil yang menyusun makhluk hidup.

Dari fungsi dan pengertian sel di atas, tentunya jenis sel tumbuhan dan sel hewan memiliki persamaan dan perbedaan tersendiri. Persamaan diantaranya sama-sama mempunyai membran plasma, sitoplasma, nukleus dan sebagainya.

Sedangkan perbedaannya ialah: sel tumbuhan memiliki plastida, vakuola, dan dinding sel. Organel-organel tersebut, tidak dimiliki oleh sel hewan.

Nah pada materi ini penulis akan menjelaskan struktur-struktur pada sel tumbuhan dan juga fungsinya.

struktur sel tumbuhan

Dinding sel

Organel sel pada tumbuhan, ia memiliki dinding sel. Dinding sel itu sendiri terbagi menjadi tiga bagian, yaitu dinding sel sekunder, dinding sel primer dan lamela tengah. Dinding sel sekunder tersusun atas solulosa yang cukup banyak, liginin, dan juga hemiselulosa.

Sedangkan dinding sel primer tersusun atas solulosa yang lebih sedikit, hemiselulosa, dan juga pectin. Di dalam selulosa itu sindiri terdiri dari mikrofibril atau serat-serat panjang yang berdaya renggang kuat. Dinding sel pada tumbuhan memiliki peran atau fungsi sebagai turginitas sel atau kekakuan sel. 

Protoplasma

Protoplasma atau sering di sebut juga sitoplasma merupakan cairan sel yang mengisi ruangan antara membran sel dan nukleus (inti sel). Protoplasma berisi suatu cairan yang di namakan sitosol. Sitosol itu sendiri mengandung zat pelarut seperti asam lemak, garam, asam amino, nukleotida, gula, protein dan enzim-enzim.  Fungsi dari protoplasma ialah sebagai tempat sintesis protein, sebagai pelindung bagi organel-organel sel, pelarut rotein, dan menjaga kesetabilitas air yang berada pada sel.

Retikulum Endoplasma (RE)

Retikulum endoplasma merupakan saluran dalam sitoplasma yang menghubungkan inti sel (Nukleus) dengan membran sel. Peran utama retikulum endoplasma adalah sebagai transportasi protein. Retikulum endoplasma sendiri di bagi mejadi dua macam, yakni retikulum endoplasma kasar (REK) dan retikulum endoplasma halus (REH).

Vakuola

Vakuola merupakan suatu rongga yang berisi cairan yang di kelilingi oleh selapis membran yang di sebut tonoplas. Pada sel tumbuhan vakuola ini bersifat menetap. Biasanya organel ini berada pada sel-sel parenkim dan kolenkim. Vakuola memilik banayk fungsi, di antaranya tempat menyimpan cadangan makanan (contohnya seperti umbi ketela, dan di batang tebu), menyimpan minyak asiri (seperti minyak kayu putih, aroma harum pada bunga), sebagai penyimpan pigmen dan menyimpan sisa metabolisme ( seperti asam oksalat dan getah karet)

Nukleus dan nukleolus

Nukleus merupakan inti sel, ia mengandung RNA dan protein. Di dalam nukleus itu sendiri terdapat organel lagi yang dinamakan nukleolus (bisa di sebt juga inti nukleus). Peran nukleus ialah untuk sintesis rRNA dan Ribosom.

Plastida

Plastida merupakan organel yang berbentuk lensa yang mengandung pigmen, ia terdapat pada semua sel tumbuhan. Ada bermacam-macam jenis plastida seperti kromoplas, leukoplas, amiloplas, dan kloroplas,

Mitokondria

Mitokondria merupakan penghasil energi (ATP), yang berfungsi sebagai respirasi. Pada umunya mitokondria berbentuk seperti butiran atau benang, dan ia juga mudah berubah. Ia memiliki dua lapis membran, yaitu membran dalam dan membran luar. Pada membran dalam tersusun atas air, protein, enzim respirasi, DNA, garam dan ion-ion.

Ribosom

Ribosom terdiri dari protein dan dan RNA-ribosom, Ia juga memiliki dua jenis, yaitu ribosom bebas dan ribosom terikat. Peran dari ribosom itu sendiri lalah memproses protein pada sel tumbuhan.

Mikrotubula

Mikrotubula ini terdapat pada sel plasma dan inti sel (nukleus). Di dalam plasma, di duga ia berfungsi mengatur arah rangkaian molekul selulosa di saat pembelahan dinding. Sedangkan fungsi di dalam nukleus ialah membentuk benang spindel yang mengatur gerak kromatid pada pembelahan sel.

Sferosom

Lebih dari 95% sferosom terdiri dari lipid. Peran sferosom sendiri di duga sebagai tempat penyimpanan lipid itu sendiri.  Sferosom berukuran variasi, bulat, dan bergerak mengikuti arus plasma.

Diktiosom

Organel ini bisa di sebut juga alat golgi, tidak di tempeli ribosom dan jumblahnya relatif sedikit. Iya berbentuk seperti pipa dan berdiameter lebih besar dari pada Retikulum Endoplasma (RE), akan tetapi lebih pendek. Ia berperan sebagai menghasilkan vesikula yang di lepaskan kedalam plasma untuk membentuk dinding sel dan membran plasma.

Demikian artikel ini ditulis semoga bisa dipahami dan bisa menambah wawasan buat pembaca semua.

Sumber dan ilustrasi gambar:

Modul biologi, Fisiologi tumbuhan, Oleh: Prof. Dr. Hj. Triani Hardiyati, SU.

Teaching guide, Struktur sel tumbuhan dan hewan, Universitas Negeri Yogyakarta

Plant Cell