SIklus Krebs Singkat dan Lengkap

Our Score
Apakah artikel ini memuaskan?
[Total: 0 Average: 0]

Sejarah dan Pengertian Siklus Krebs

Siklus Krebs yang dikenal dengan siklus asam sitrat serta siklus asam trikarboksilat merupakan serangkaian reaksi enzimatis biokimia tubuh. Siklus Krebs adalah siklus yang memegang peranan penting dalam respirasi selular organisme aerob.

Pada sel eukariotik, siklus Krebs terletak di matriks mitokondria. Komponen yang berperan serta rangkaian reaksi ini ditemukan oleh Albert Szent-Györgyi and Hans Kreb.

Jalur metabolisme ini meliputi serangkaian reaksi konversi biomolekul seperti karbohidrat, lemak serta protein menjadi energi siap pakai (ATP) serta H2O dan CO2  . Sebelum reaksi ini dimulai, terdapat dua reaksi yang mendahului yakni glikolisis dan oksidasi asam piruvat.

Tahapan Reaksi Siklus Krebs

Siklus Krebs terdiri dari beberapa reaksi utama. Siklus ini dimulai dengan satu reaksi antara molekul asetil-KoA bereaksi dan satu molekul H2O, reaksi tersebut melepaskan gugus koenzim-A, serta dua atom karbon yang tersisa dalam bentuk gugus asetil pada asam oksaloasetat, senyawa dengan empat atom karbon, hingga menghasilkan asam sitrat (enam atom karbon). Asetil-KoA diproduksi melalui dekarboksilasi piruvat dan katabolisme glukosa (glikolisis), lemak, dan protein.

Tahapan Siklus Krebs

Terdapat delapan tahapan utama yang menggerakkan reaksi siklus asam sitrat ini adalah:

  1. Penggabungan molekul asetil-KoA dengan oksaloasetat dan membentuk asam sitrat. Enzim yang digunakan dalam reaksi ini adalah enzim asam sitrat sintetase.
  2. Tahap kedua yang disebut isomerase sitrat dibantu oleh enzim akonitase yang menghasilkan isositrat.
  3. Enzim isositrat dehidrogenase mengubah isositrat menjadi alfa-ketoglutarat dengan bantuan NADH. Setiap satu reaksi melepaskan satu molekul karbon dioksida.
  4. Alfa ketoglutarat diubah menjadi suksinil-CoA. Reaksi dikatalisasi oleh enzim alfa-ketoglutarat dehidrogenase.
  5. Suksinil-CoA diubah menjadi suksinat dengan mengubah GDP + Pi menjadi GTP. GTP digunakan untuk membentuk ATP.
  6. Suksinat yang dihasilkan dari proses sebelumnya akan didehidrogenasi menjadi fumarat dengan bantuan enzim suksinat dehidrogenase.
  7. Terjadi hidrasi yaitu penambahan atom hidrogen pada ikatan karbon ganda (C=C) yang ada pada fumarat sehingga menghasilkan malat.
  8. Enzim malat dehidrogenase mengubah malat menjadi oksaloasetat. Oksaloasetat yang dihasilkan berfungsi untuk menangkap asetil-CoA, sehingga siklus Krebs akan terus berlangsung. Pada tahap ini juga dihasilkan NADH ketiga dari NAD+.

Hasil dari siklus ini (dengan menggunakan dua buah molekul piruvat hasil glikolisis) adalah dua molekul ATP, dua molekul FADH2, enam molekul NADH , serta dua molekul  CO2.

Pada reaksi ini, akseptor elektron terakhir adalah oksigen dan dihasilkan molekul air dari reaksi 8 molekul hidrogen oksigen.  

FADH2 dan NADH dikonversi menjadi ATP pada siklus  transpor elektron. Setiap molekul NADH menghasilkan 3 ATP, sedangkan setiap molekul FADH2 menghasilkan 2 ATP

Animasi Siklus Krebs

Berikut Kami sediakan animasi siklus Krebs untuk membantu memahami rangkaian reaksi siklus ini.

Pertanyaan Seputar Siklus Krebs

Apa Itu Siklus Krebs?

Siklus krebs adalah rangkaian reaksi metabolisme pada organisme aerob. Reaksi ini memanen energi (ATP, NADH, FADH2) dari oksidasi asetil-KoA yang dihasilkan dari produk glikolisis (asam piruvat), beta oksidasi asam lemak, pemecahan asam amino, dll.

Siapa Penemu Siklus Krebs?

Hans A. Krebs dan Albert Szent-Györgyi

Siklus Krebs Berlangsung di

Siklus Krebs terletak di sitoplasma sel prokariotik, sedangkan sel eukariotik, siklus ini terjadi di matriks mitokondria

Fungsi Siklus Krebs adalah

Untuk memanen energi dengan mengoksidasi asetil-KoA (hasil dekarboksilasi oksidatif, beta oksidasi asam lemak, dll) menjadi ATP, NADH, FADH2, dan karbondioksida.

Selain itu, siklus krebs menyediakan prekursor biosintesis asam amino, glikosida, dll

Berapa ATP yang Dihasilkan Siklus Krebs?

Secara langsung dihasilkan 1 buah ATP dari sebuah molekul asetil-KoA

Apa Hasil dari Siklus Krebs?

Hasil dari siklus ini (dengan menggunakan dua buah molekul piruvat hasil glikolisis) adalah dua molekul ATP, dua molekul FADH2, enam molekul NADH , serta dua molekul  CO2.

Daftar Pustaka

Berg JM, Tymoczko JL, Stryer L. Biochemistry. 5th edition. New York: W H Freeman; 2002. Chapter 17, The Citric Acid Cycle. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK21163/

Leave a Comment