Organel Sel Hewan dan Fungsinya

Our Score
Apakah artikel ini memuaskan?
[Total: 1 Average: 5]

Struktur dan fungsi pada sel hewan –  Sebagaimana kita ketahui, sel merupakan unit struktual yang paling sederhana yang dalam sebuah makhluk hidup. Bisa di katakan pusat terjadinya di dalam tubuh makhluk hidup semuanya bersumber dari hasil kinerja sel. Ibaratkan sebuah laptop adalah benda-benda kecil  yang berada di dalam mesinnya.

Sel pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuan yang bernama Robert Hooke pada tahun 1665. Pada awalnya, ia mengamati sebuah gabus pada kulit batang tumbuhan yang menggunakan mikroskop 30 kali pembesaran. Saat itulah teori sel mulai berkembang sampai saat ini.

Pada materi sebelumnya, penulis telah membahas struktur sel tumbuhan dan peranannya. Tentunya perlu diketahui perbedaan dan persamaan struktur antara sel hewan dan sel tumbuhan.

Maka dari itu dalam artikel ini penulis akan membahas artikel tentang struktur dan fungsi pada sel hewan. Mari kita simak di bawah ini.

struktur sel hewan

Organel Sel Hewan Dan Fungsinya

Membran sel

Membran sel bisa dikatakan juga membran plasma. Merupakan bagian terluar sel yang membungkus organel-organel sel dalam, dan sitoplasma. Membran sel ini mengandung lipid,  lipoprotein (Protein) dan kolesterol. Peran utama membran sel adalah melindungi organel-organel sel. Akan tetapi, ia memiliki peran penting lainya seperti mengontrol pergerakan zat yang masuk dari luar, dan tempat berlangsungnya reaksi kimia.

Nukleus

Pada sel  eukariotik di dalam nukleus berisi sebagian besar gen. Namun sebagian kecilnya gen tersebut terletak di mitokondria. Di dalam nukleus terdapat DNA yang terorganisir di dalam unit yang disebut kromosom. Yaitu yang berperan sebagai pembawa informasi genetik. Kemudian pada tiap-tiap kromosom itu sendiri tersusun dari sebuah materi yang disebut kromatin. Kromatin ini mengandung DNA dan protein. Pada setiap makhluk hidup memiliki berbeda-beda jumlah mikrosom dalam nukleusnya. Manusia sendiri memiliki 46 kromosom dalam nukleusnya. Sedangkan lalat hanya memiliki 8 kromosom.

Struktur lain selain kromosom dalam nukleus adalah nukleolus. Nukleolus ini sering juga disebut intinya nukleus. Fungsi nukleolus adalah untuk merakit ribosom. Dalam nukleolus, protein yang berasal dari sitoplasma di gabungkan dengan rRNA menjadi submit ribosom. Kemudian submit ribosom tersebut keluar dari nukleus melalui pori-pori membran inti sel, menuju sitoplasma.

Sitoplasma

Sitoplasma merupakan zat cairan di dalam sel, dan cairan tersebut disebut sitosol. Sitoplasma ini berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel dan tempat penyimpanan zat-zat kimia yang penting untuk metabolisme itu sendiri. seperti  enzim, ion, gula, lemak, dan protein.

Sebagaimana fungsinya di atas sitoplasma mengandung zat-zat air, asam amino, protein, ion-ion, protein, asam lemak, dan lainnya.

Retikulum Endoplasma (RE)

Retikulum endoplasma termasuk organel sel yang luas dan lebih dari separuh total dari membran pada sel eukariotik. Ada dua jenis retikulum endoplasma yakni retikulum endoplasma kasar (REK) dan retikulum endoplasma halus (REH). Disebut retikulum endoplasma halus karena permukaan luarnya tidak memiliki ribosom, sedangkan retikulum endoplasma  kasar memiliki ribosom pada permukaan luarnya. Dari kedua retikulum tersebut memiliki peran dan fungsi tersendiri.

Retikulum endoplasma halus berfungsi sebagai proses metabolisme pada sel, proses tersebut meliputi sintesis lipid, detoksifikasi racun, dan metabolisme karbohidrat. Kemudian fungsi utama pada retikulum endoplasma kasar ialah menampung protein yang dihasilkan ribosom kemudian disalurkan ke komplek golgi dan berakhir pada sel.

Mitokondria

Mitokondria merupakan tempat respirasi sel. Ia berperan sebagai tempat metabolisme yang mengekstrak gula, lemak, energi dan zat-zat lain sehingga menghasilkan ATP. Pada setiap sel eukariotik mitokondria hampir ditemukan. Berukuran besar dan panjang dengan kisaran sekitar 1-10 um.

Lisosom

Lisosom merupakan kantung membran berisi enzim hidrolitik. Organle ini berperan sebagai tempat penguraina makromolekul. Enzim hidrolitik itu sendiri terbuat dari retikulum endoplasma kasar (REK) dan kemudian di transfer menuju badan golgi untuk proses lebih lanjut.

Ribosom

Organel ini pada sel umumnya berukuran 20 um. Organel ini terdiri dari 35% rebinukleoprotein dan 65% RNA ribosom. Ia berperan sebagai memproduksi dan mensintesis zat protein yang berada dalam sel. Ada dua kategori ribosom yaitu ribosom bebas (yang tersebar dalam sitoplasma), dan ribosom terikat (biasanya menempel pada retikulum endoplasma).

Badan Golgi

Organel ini di ibaratkan sebagai gudang, sorting, sumber produksi, dan pengiriman. Produk yang berasal dari retikulum endoplasma berupa protein di modifikasi terus di simpan dan setelah itu di kirimkan ketujuanya. Jadi, peran organel ini ialah sebagai organel sekretori, menambah glikosilat dan protein, dan membentuk lisosom.

Pada intinya sel hewan dan tumbuhan itu memiliki beberapa organel yang sama. Akan tetapi tetap ada beberapa perbedaan di karenakan dalam tumbuhan dan hewan itu merupakan kedua makhluk hidup yang tergolong berbeda. Demikian atas artikel ini ditulis semoga bermanfaat buat pembaca dan bisa menambah pengetahuan ataupun wawasan.