Mikroalga Sebagai Bahan Baku Biodiesel

Definisi Biodiesel

Biodiesel didefinisikan sebagai campuran ester monoalkil yang dihasilkan oleh reaksi transesterifikasi asam lemak dan alkohol. Biodiesel memiliki kelebihan dibanding bahan bakar minyak, antara lain dapat digunakan langsung tanpa modifikasi mesin, kandungan oksigen terlarut yang dapat meningkatkan efisiensi pembakaran mesin, emisi CO, sulfur dan NO yang sedikit hingga ramah lingkungan. Bahan utama berupa minyak nabati yang terbaharui menjadikan biodiesel salah satu kandidat pengganti petroleum-based fuel yang makin menipis Rachmaniah et al, 2004).
Biodiesel dapat disintesis melalui esterifikasi asam lemak bebas atau transesterifikasi trigliserida dari minyak nabati dengan metanol sehingga dihasilkan metil ester. Reaksi transesterifikasi dari minyak nabati dapat dilihat pada Gambar 1. Proses ini umumnya digunakan untuk konversi minyak menjadi biodiesel untuk skala industri (Elisabeth, dkk., 2001 dalam Suirta, 2009).

Proses pengolahan mikroalga sebagai bahan baku biodiesel nasional
Proses pengolahan mikroalga sebagai bahan baku biodiesel nasional

Read moreMikroalga Sebagai Bahan Baku Biodiesel

Tebu Tahan Dingin dan Kandungan Minyak Tinggi Ditemukan Oleh Ilmuan Amerika

ScienceDaily.Com- Sugarcane (Indonesia:Tebu) yang awalnya hanya dikenal sebagai penghasil gula dikembangkan lebih lanjut oleh ilmuwan U.S. Department of Energy’s ARPA-E Energy Innovation Summit in Washington, D.C. Amerika Serikat sebagai tanaman tahan dingin dan berkadar minyak tinggi hingga dapat digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Stephen P. Long, Profesor dari Universitas Ilinois yang menginisiasi proyek tersebut menerangkan bahwa biodiesel adalah topik yang menarik, berbagai bahan didapur saja dapat Anda konversi sendiri menjadi biodiesel.”

Penegmbangan Sugarcane PRG Tahan Dingin
Penegmbangan tebu PRG Tahan Dingin

Read moreTebu Tahan Dingin dan Kandungan Minyak Tinggi Ditemukan Oleh Ilmuan Amerika